TPAI-UTU Tutup Kegiatan Bencmarking ke UNY
  • Pusat Penjaminan Mutu
  • 21. 06. 2022
  • 0
  • 361

Yogyakarta- Setelah dua hari sebelumnya melakukan benchmarking ke dua kampus, UNDIP dan UNS, pada 16 Juni 2022 Tim Penjajakan Akreditasi Internasional (TPAI-UTU) melanjutkan benchmarking ke Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), di Jl. Colombo No. 1, Karang Malang, Caturtunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta. Kunjungan TPAI-UTU ke UNY diwakili oleh Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan, dan Kerjasama (AKPK), Drs. T. Muslim Raden, M.Si, Koordinator Akademik dan Evaluasi, Husni Mubarrak, S.Hi, Koordinator Pusat Penjaminan Mutu, Triyanto, S.Sos., MA, Koordinator Pusat Pengembangan Kurikulum dan Bahasa, Firman Parlindungan, Ph.D, dan Kepala Teknologi, Informasi, dan Komunikasi, Yoga Nugroho, MM.

TPAI-UTU disambut di Kantor Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LP2MP) UNY oleh Dr. Dwiyoko Djoko Pranowo selaku Kepala Pusat Pengembangan Mutu Pendidikan Tinggi (P2MPT), Dyah Setyowati Ciptaningrum, M.Ed., Ed.D, Sekretaris P2MPT, dan Dr. Wagiran, M.Pd, Kepala Pusat Audit, Monitoring, dan Evaluasi (AME).

Tujuan diadakannya kunjungan ini untuk  mengetahui langkah-langkah UNY dalam mencapai akreditasi internasional. Sampai saat ini, dari 133 Program Studi (Prodi) yang ada di UNY, 46 di antaranya telah terakreditasi internasional. Capaian ini tentu saja berkat kerja keras semua pihak, terutama Penjaminan Mutu UNY yang terdiri dari P2MPT dan Pusat AME di tingkat universitas, Unit Penjaminan Mutu (UPM) di tingkat fakultas, dan Gugus Penjaminan Mutu (GPM) di tingkat prodi.

Kinerja P2MPT dan beberapa unsur di atas didukung dengan fasilitas sistem informasi yang memadai seperti sistem informasi audit standar pendidikan, penelitian, PPM, kemahasiswaan, kerjasama, dan SDM atau yang disebut SI-AUDI. Kemudian sistem informasi monitoring dan evaluasi (Monev) pembelajaran (SI-MONA), dan sistem informasi survei kepuasaan (SI-SUKE).

“Untuk support audit SPMI diperlukan sistem informasi seperti SI-AUDI untuk audit standar pendidikan, penelitian, PPM, kemahasiswaan, kerjasama, dan SDM. Sedangkan sistem SI-MONA digunakan untuk monev pembelajaran, dan sistem SI-SUKE digunakan untuk survei kepuasaan” jelas Wagiran.

Selain itu, Wagiran juga menjelaskan bahwa untuk mencapai AI, hal yang paling mendasar adalah menyesuaikan kerangka kurikulum berbasis Outcomes Based Education (OBE). Kemudian menerjemahkan dokumen-dokumen pendukung ke dalam bahasa Inggris dengan mengoptimalkan sumber daya manusia pada Prodi Bahasa Inggris.

Dengan adanya kunjungan ini diharapkan UTU memperoleh gambaran dari pengalaman UNY dalam mencapai AI. Kunjungan ini ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan dan foto bersama (Dony).

Lainnya :