Hadirkan 'Mak Rah Pireng', FPIK Dorong Mahasiswa Baru Bangun Jiwa Entrepreneurship
  • UTU News
  • 19. 08. 2022
  • 0
  • 523

MEULABOH - UTU | Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Teuku Umar mengadakan kegiatan Silahturahmi Mahasiswa Baru (SIMBA) dengan menghadirkan Narasumber Direktur PT. Indoraya Karya Bangsa yaitu Ibu Nur Anindya Setiyaningsih atau paling kenal dengan sebutan produk “Mak Rah Pireng”. Kegiatan tersebut di selenggarakan di Aula utama, Kqmpus UTU, Alue Peunyareng, Jum'at (19/8/22).

Anindya dalan paparannya menguraikan sejarah dan perkembangan bisnis produk “Mak Rah Pireng”. Pada Desember 2017 silam muncul ide awal sabun cuci piring dari asam sunti serta fomulasi awal. Kemudian pada Maret 2018 ia mendirikan PT. Indoraya Karya Bangsa yang bekerja sama dengan Universitas Teuku Umar untuk penyempurnaan formula produk Mak Rah Pireng.

Produk Mak Rah Pireng pertama di pasarkan tingkat wilayah Banda Aceh pada tanggal 15 Juli 2018. Pada tahun 2019 produk Mak Rah Pireng berhasil di pasarkan diluar Aceh yaitu sebanyak 4.100 botol dan berhasil bekerjasama dengan 14 Distributor atau Agen sebagai penjual produk Mak Rah Pireng.

Anindya menyampaikan 5 (lima) tantangan mahasiswa dalam perkuliaahan yaitu, Goal/Tujuan, Time is money, Era Digital & Teknologi (Disrupsi), Kreativitas & Inovasi, dan Fokus. “Ini yang menjadi tantangan kita semua sebagai mahasiswa, apalagi adik-adik mahasiswa berada di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, banyak peluang yang bisa kita manfaatkan sebagai wirausahaan. Modal awal saya membuat produk Mak Rah Pireng sebesar 5 juta, dan alhamdulillah usaha saya di Danai oleh Kemendikbudristek Dikti sebesar 640 juta” Ujar Anindya Setiyaningsih.

Ia berpesa kepada adik-adik mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Teuku Umar “Gunakan waktu dengan semaksimal mungkin, sehingga adik-adik mahasiswa jangan banyak terbuang dengan main Game. Gunakanlah waktu untuk membaca dan mencari Ide baik itu dalam perkuliahan maupun wirausahaan.

Sementara itu, Dekan FPIK UTU, Prof. Dr. M. Ali S, M.Si dalam sambutannya menyampaikan harapan kepada kepada maba FPIK UTU untuk memanfaatkan peluang Workshop ini untuk menggali pengetahuan dan motivasi untuk berwirausaha.

"Mahasiswa dituntut untuk menjadi figur-figur pembawa perubahan di masyarakat, diantaranya lewat usaha dan bisnis yang dapat merekrut tenaga kerja. "Jiwa entrepreneur bagi mahasiswa FPIK itu kita asah sejak dini, maka pada moment SIMBA ini kita hadirkan pelaku usaha langsung sehingga dapat motivasi maba untuk berkembang dan mandiri kedepan," jelas Prof Ali Sarong.

Workshop tersebut mendapat sambutan hangat dari peserta SIMBA. Mahasiswa angkatan 2022 ini diakhir diskusi memberikan beragam pertanyaan yang intinya pendalaman terhadap materi yang disampaikan narasumber. (HUMAS UTU).

Komentar :

Lainnya :